my life. my rules :)

It is one of life’s tragedies when you meet someone that you know is meant to be, but due to unexpected circumstances and misunderstandings, becomes someone you knew. Or when you can walk right past someone that at one part of your life was a big part of your life, and how you used to be able to talk to them for hours about the little nothings in life, and now you can barely look at them, and all you have left is that aching feeling in your soul.

(via wordsandlyrics)

(Originally from Words & Lyrics, Reblogged from Words & Lyrics)

(Originally from Words & Lyrics, Reblogged from Words & Lyrics)

Menjauh dan menutup mata, telinga dari semua tentang dia bukan berarti tidak mau berteman lagi, saya hanya sedang menata hati untuk siap menerima dia sebagai teman :)

seorang teman yang kurus,Gita :p

Five Years of Difference

wordsandlyrics:

People are always talking about the future. Five years on, where will you be? 

But five years ago, would you have ever imagined you’d be here today? If you could tell yourself what you know now- what would you say?

To 15 year old me: 

Welcome to the start of real living. You’re about to have the most amazing next 5 years of your life. 

You’re going to make some of the biggest mistakes you’ll ever make (hopefully Future You doesn’t find another means to foolish error and stupidity) and you’re going to think you’ve fallen in love more than once, you’re going to hurt and get hurt. You’re going to go through a roller-coaster of emotions and you’re going to hate yourself in the process. You’re going to show yourself what the true definition of “stubborn” is and you’re going to meet lots of new people, of which half you think are jerks and the other half you think are pretty cool. You’re going to realise that there are a lot of weirdos out there and you need to learn which ones to trust and which ones to pretend to trust. You’re going for a rough ride. You’re going to let yourself down, let your parents down and let your friends down. You’re going to feel shit like you’ve never felt in the next five years. 

But really, don’t let that stop you from going into everything headfirst. That’s what Future You misses. The ability to put fear away and jump right in. The (slightly more) innocent part of you than now. Future You misses the loud happiness, which has faded to a slightly muted deeper happiness. Its nice, but its different. But give it a shot, don’t stop going and don’t let the prospect of shit deter you.

Read More

(Originally from Words & Lyrics, Reblogged from Words & Lyrics)

Karena setiap orang berbeda

Karena setiap orang diciptakan berbeda, aku kamu dan kalian memiliki masalah yang berbeda

Karena setiap orang diciptakan berbeda, apa yang menurutmu baik belum tentu baik untukku

Karena setiap orang diciptakan berbeda, kita tidak dapat memaksakan pandangan kita kepada orang lain

Karena setiap orang diciptakan berbeda, tidak ada solusi yang sama untuk masalah yang sama kepada orang yang berbeda

Karena setiap orang diciptakan berbeda, maka sudah kewajiban bagi kita untuk memahami perbedaan yang kita kenal toleransi

Karena setiap orang diciptakan berbeda, saya tidak bisa menjadi seperti dia, dan sebaliknya.

nungguin lo itu kayaak nungguin download-an film yang gue pengenin yang gue cari dari dulu yang file sizenya super gede. Mending ngunduhnya cepet, ini lama gara2 kbpsnya lambat, dibela2in laptop dibiarin nyala terus tapi tiba2 di tengah jalan disconnnect gitu aja, film gak dapet tapi listrik sama kuotanya udah kepake banyak haha
siapa bilang saya gak capek? capek loh dia lagi dia lagi yang jadi penyebab utama seluruh emosi saya. tapi ya mau gimana lagi, masih nyangkut nama dia di hati saya

I had a lot of reasons to give up on you, but I still chose to stay. You had a lot of reasons to stay, but you chose to give up.

(Source: wordsandlyrics)

(Originally from Words & Lyrics, Reblogged from Words & Lyrics)

lovefriend

sebenarnya beberapa waktu yang lalu saya sempat tidak memikirkannya, tidak ada rasa rindu, sedih ataupun senang, ya biasa aja. Lalu saya merasakan hambar, sepi, garing aja gitu gak ada perasaan apa-apa di hari yang saya jalani ini. Yah mulai deh nyari-nyari penyakit, diada-adain kangennya lah, dicari-cari lah dianya ada aja kegiatan yang sebenernya gak penting saya kerjakan cuma buat ngilangin rasa hambar di hati itu, dasar sial emang saya malah keterusan nyari-nyari kamu, fudulin kamu akibatnya perasaan yang dulu sempat hilang jadi ada lagi kan. Sedih emang, tiap ada saya cuma jadi pelampiasan dan pelarian sepinya dia, sementara dia bebas menel dan ngedeketin cewe lain saya disini cuma ngarep dan ngarep lagi. Kamu sadar gak sih saya disini jumpalitan mati-matian ngilangin perasaan ini? Gak mudah loh hei lelaki buat kita para wanita, terutama saya mungkin ya buat nyingkirin semua yang udah kita alanin bareng-bareng. Jadian? engga pernah emang, dulu saya nggak pusing sama masalah status, saya sayang kamu sayang yaudah kita bareng-bareng. Sampai kamu tiba-tiba hilang tanpa ada kejelasan, sya luntang-lantung loh dengan perasaan masih “cinta” banget ke kamu. Tiba-tiba denger kabar kamu udah ada lagi aja yang baru. Oke gak masalah toh emang dulu sempet saya yang nyuruh buat kamu sama dia, biar saya yang ngalah ceritanya, disangkanya sanggup ternyata robek juga hati ini. Kamu maunya apa? jangan muncul-muncul dulu di hadapan saya bisa? Saya pengen move on tapi kenapa masih berat banget ninggalin kamu, ini yang saya tanyain tadi saya mempertahankan kamu atau saya memaksakan kamu? Saya merasa masih ada “tali” yang nyambungin gitu aja tanpa ada lasan, tapi apa perasaan saya aja? Kamu yang gak pernah jujur sama saya, saya berasa berhadapan sama angin tau gak? yang pertama ditanya ini jawabnya ini, kedua jawabnya itu, sekarang baik, besok jutek lagi, nanti baik lagi, besok ngilang„ mau kamu apa? Tiap kita ketemu gak ada satupun dari kita yang ngebahas tentang hubungan, kamu gak nanyain syp yang deket sama saya, kamu juga gak mau cerita soal hubungan kamu, kalo ditanya soal itu jawabnya sekenanya doang. Beneran loh, keadaan baik-baik aja beberapa bulan yang lalu, ups hampir 1 taun yang lalu. Sampai akhirnya kamu datang, pergi begitu saja. Saya masih inget loh semuanya, masih terekam jelas awal kita kenal, awal saya ngeliat kamu di kelas matrikulasi, sampai terakhir kamu ada di dekat saya hari itu.

Kamu tahu, kita teman yang gak akan pernah bisa kayak dulu lagi, saya kangen loh masa2 dulu kamu sering curhat ke saya soal pacar kamu. Kangen sama sms kamu yang gak penting, kangen kamu cerita keluarga kamu, kangen kamu nyeritain mantan-mantan kamu, temen SMA, kangen mudulin HP kamu, kangen foto2 bareng, dan yang penting saya kangen kita sebagai teman yang akrab kaya dulu.

(Originally from Words & Lyrics, Reblogged from Words & Lyrics)